Our School

Alam Bahasa Indonesia

Mari!!

Kata “mari” sering dipakai dalam percakapan sehari – hari. Ada beberapa konteks pemakaian “ mari “ yang akan dijelaskan di bawah ini. Supaya konteks pemakaian “mari” lebih jelas, berikut ini ada contoh percakapan dalam bahasa populer (bahasa sehari-hari) yang menggunakan kata “mari”.

( Situasi: Mas Harun sedang santai di depan rumahnya sambil memberi makan burung di depan rumahnya )

1. Mas Hamzah : Mari, Mas Harun! (Mas Hamzah lewat di depan rumah Mas Harun.)
2. Mas Harun : Mari Mas Hamzah. Mampir dulu !
3. Mas Hamzah : Ya. Mas. Sedang apa?
( Mas Hamzah turun dari sepeda motornya dan mendekati Mas Hamzah )
4. Mas Harun : Sedang asyik sama Si Kutut (nama burung). Mari masuk rumah!
5. Mas Hamzah: Lain kali, Mas. Sudah ditunggu anakku. Sore ini aku mau ajak dia
renang. Marimari !
6. Mas Harun : O ya. Marimari ! Lain kali ajak anakmu ke sini !

Ada beberapa konteks pemakaian “mari” seperti contoh di atas.

  1. Menyapa Orang
    Contoh kalimat no.1, “mari” kita pakai untuk menyapa orang. Biasanya kata itu kita ucapkan dengan melihat orang yang kita sapa sambil tersenyum atau sedikit menundukkan kepala. Jawaban dari sapaan “mari” pada kalimat no.1 bisa ; mari!, seperti kalimat no.2 atau marimari!”
     
  2. Mengajak Melakukan Aktivitas
    Contoh no.4, “mari” kita pakai ketika kita mengajak seseorang untuk melakukan aktivitas. Contoh lain:
    Mari
    kita pergi ke sana!
    Mari
    bonceng motorku!
    dan Mari mampir!

    Kalau ajakan itu diterima, jawabannya bisa :
    Ya. Terima kasih!
    Boleh!
    Ayo!
    Mari
    !

    Sebaliknya bila ajakan tidak diterima, jawabannya bisa:
    Tidak/Nggak Terima kasih!
    Lain kali saja!
    Kapan – kapan.
    Maaf , nggak hari ini.

     

  3. Basi-Basi (dalam konteks sopan santun)
    Mari” untuk mengajak kadang – kadang dipakai untuk basa – basi dalam konteks sopan santun. Misalnya, saya sedang makan di warung. Teman saya juga makan di warung itu. Meskipun saya lihat dia mau makan juga tapi masih menunggu pesanannya datang, saya bilang “mari makan!”. Ajakan ini untuk sopan – santun / basa basi . Biasanya lawan bicara akan menjawab “mari”.
     
  4. Minta Ijin
    Mari” , juga berarti minta ijin. Contoh kalimat no 5. Ketika Mas Hamzah mau pulang, dia secara tidak langsung “ minta ijin “ untuk pulang atau “ minta maaf” karena tidak bisa melanjutkan aktivitas bersama lawan bicaranya. Contoh kalimat no.5 secara implisit menunjukkan Mas Hamzah minta maaf karena tidak bisa menemani / bersama Mas Harun lebih lama lagi karena ada aktivitas lain yang harus dilakukannya.
    Contoh lain:
    Mari
    , saya makan dulu!,
    Mari
    , saya mau ke pasar dulu!

     
  5. Silakan
    Jawaban dari permintaan ijin di atas; Marimari! atau Mari!, yang artinya sama dengan silakan. Contoh lain dari pemakaian kata mari yang artinya silakan:
    Mari
    diminum kopinya, Pak! atau Silakan diminum kopinya, Pak!

Mari teman – teman mempraktekkan kata “mari!”
Marimari ………..

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>