Our School

Alam Bahasa Indonesia

Categories

  • No categories

Istilah Islam

Istilah-istilah ini diambil dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, Kamus Istilah Agama Islam dan informasi tambahan dari penulis yang berdasarkan fakta dalam kehidupan sehari-hari. Perlu diperhatikan bahwa sesungguhnya istilah yang seringkali dipakai oleh orang Islam Indonesia ini tidak semuanya berasal dari Islam atau bahasa Arab secara langsung. Sebagian besar telah mengalami pencampuran kebudayaan Indonesia terutama budaya Jawa.
Berikut beberapa istilah untuk pemuka agama dalam Islam yang sangat sering kita dengar:

Da’i: orang yang mendakwahkan agama Islam, atau orang yang mengajak umat Islam untuk kembali ke jalan Allah.

Imam: 1. Pemimpin, penguasa atau ketua dari kelompok tertentu atau suatu aliran (mazhab), juga merupakan sebutan atau gelar bagi seseorang, contoh: Imam Bonjol (pemimpin dari kelompok perjuangan kemerdekaan), Imam Hambali (salah satu pemimpin mazhab dalam Islam); 2. Seorang pemimpin dalam shalat berjamaah.

Kyai/Nyai: kiai (dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia)
Ada beberapa pemahaman tentang istilah kiai. Dulu istilah ini dipakai sebagai sebutan untuk orang-orang yang ditakuti, disegani atau yang memiliki kemampuan ghaib yang tinggi (kemampuan yang tidak dimiliki oleh orang pada umumnya), contoh: dukun, mpu atau guru dalam perguruan keagamaan atau persilatan.
Istilah kiai juga dipakai untuk mengawali nama benda-benda yang dianggap bertuah atau mempunyai kekuatan ghaib, seperti: senjata, keris, kereta raja, gamelan dll.
Kata kiai juga digunakan sebagai nama samaran untuk harimau apabila seseorang akan melewati hutan. Harimau dianggap sebagai binatang yang berkuasa di hutan dan sangat ditakuti. Karena orang takut menyebut namanya bila melewati hutan, mereka sering memakai kata kiai sebagai pengganti sebutan harimau.
Saat ini istilah kiai sering digunakan untuk menyebut orang-orang yang pandai dalam ilmu agama Islam atau alim ulama, disamping itu mereka juga dianggap memiliki kemampuan yang lebih dibandingkan dengan orang biasa. Lebih khusus lagi, kiai adalah sebutan bagi seorang pemimpin pondok pesantren terutama yang tradisional (NU). Jadi, istilah ini sesungguhnya bukan istilah dari agama Islam melainkan dari budaya Jawa. Dalam kelompok agama Islam yang modern tidak dikenal adanya istilah kiai ini.

Ustad/ustadzah: guru yang mengajarkan agama Islam. Dalam sebuah pesantren dia membantu kiai mengajarkan ajaran Islam kepada santri-santrinya. Ustad/ustadzah dipilih dan dipercaya oleh kiai untuk mengajar di kelas. Istilah ini digunakan pula untuk memanggil orang yang mengelola masjid di suatu wilayah. Selain merawat masjid biasanya mereka juga mengajar anak-anak di lingkungan masjid membaca Al-Qur’an atau hukum-hukum dalam Islam.
Sebutan ustad/ustadzah ini juga dipakai untuk orang yang berdakwah atau menyampaikan ajaran Islam di mana pun, seperti di televisi, pengajian-pengajian, majalah dll. (bukan dari bahasa Arab)

Syekh: 1. Sebutan kepada orang Arab terutama dari keturunan Nabi; 2. Sebutan orang Arab yang berasal dari Hadramaut; 3. Sebutan bagi alim ulama, hampir sama dengan kiai; 4. Pemimpin orang-orang yang naik haji.

Wali: 1. pelindung, penolong, penguasa; orang yang dekat jiwanya kepada Allah SWT. Ada sembilan ulama yang merupakan pelopor dan pejuang pengembangan Islam (islamisasi) di pulau Jawa pada abad ke lima belas (masa kesultanan Demak) yang biasa disebut Wali Songo. 2. Pada masa sekarang kata wali juga diartikan sebagai wakil orang tua atau orang yang ditunjuk sebagai wakil orang tua seorang anak/murid

Leave a Reply

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>